Thing’s i hate about Bogor
5 August 2007 11:55 pm
1. Angkot , terlalu banyak jumlah angkot di kota bogor tercinta ini, sehingga membuat macet, belum lagi tarif angkot yang mahal , plus dikorupsi juga oleh supirnya (tarif resmi 1700 , tapi tidak pernah dikembalikan kalau kita bayar 2000)
2. Macet , walaupun hampir disetiap daerah yg dikunjungi itu sering macet, kemacetan dibogor itu bisa dibilang sangat parah sekali, penyebab utamanya lagi-lagi angkot, misalnya jalan utama jl kapten muslihat didepan kantor polwil bogor, sering sekali macet karena angkot berhenti didepan matahari di kedua jalur jalan
3. Jalan rusak , jalan-jalan di bogor banyak sekali yang sudah berlubang ataupun bergelombang akan tetapi tidak juga diperbaiki oleh pemda bogor , seperti misalnya jln KH Soleh Iskandar, yang sejak dibangun sampai sekarang belum pernah terlihat mulus tanpa lubang
4. Lampu lalulintas yang kacau , seperti yang terdapat di perempatan dekat hotel pangrango, lampu akan menyala hijau untuk kedua arah bagi kendaraan dari arah bogor baru dan taman kencana , kadang menyebabkan deadlock ditengah-tengah
5. Mol dan FO yang makin banyak saja di kota ini, dulu bogor jauh lebih nyaman tanpa ada mol2 besar dan FO di sepanjang jalan pajajaran , bikin macet jalan dan membuat sedikit khawatir akan pergaulan serta gaya hidup masyarakat bogor khususnya remaja
6. Panas , tapi untuk yang ini terpaksa gak bisa protes, kita sendiri yang harus memperbaiki bumi ini agar hidup lebih baik
7. Retribusi terminal bis , memang cuman 200 rupiah, tapi itu kalau bener disetorkan ke kas pemda, lha wong ini aja karcis tanda terima retribusinya sering gak dikasihkan kok
8. Peminta-minta dan pengamen , banyaknya si di lampu merah, bukannya anti sosial tapi apakah mereka sadar kalau pekerjaan mereka sekarang itu yah, tidak berguna, tidak ada nilai tambahnya sama sekali untuk masyarakat, kalau mau menyumbang lebih baik langsung ke masjid atau rumah zakat saja de daripada ke mereka
Popularity: 4%