Ekskul KORUPSI di sekolah / kampus
7 September 2007 3:07 pm
Disadari atau tidak pelajaran korupsi itu diajarkan pada saat kita masih di sekolah atau kampus. Pada saat kita sekolah dulu (atau sebutnya kuliah saja de ya, anak sekolahan kan masi polos :p) , diganti , pada saat kita kuliah dulu, bagi yang aktif di organisasi pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya membuat proposal kegiatan
Proposal kegiatan tersebut, dengan sangat sadar dibuat berlebih-lebihan dari dana yang dibutuhkan, mungkin karena alasan untuk memperoleh dana kemahasiswaan dari kampus, mungkin karena alasan untuk meminta dana dari mahasiswa / orangtuanya , ataupun untuk meminta dana kepada sponsor , semuanya karena satu alasan, kita tidak mampu untuk meyakinkan orang lain agar memberi sebanyak yang kita inginkan (termasuk untuk bayar gaji kita sebagai panitia / untuk acara makan-makan pembubaran panitia)
Nah , untuk memenuhi kebutuhan tersebutlah maka dibuatlah suatu pintu darurat agar dana yang dibutuhkan cukup, dengan me-markup dana kegiatan tersebut
Sistem sudah dibuat dengan bagus, bukanlah kesalahan sistem jika suatu kegiatan memperoleh dana minim dari kemahasiswaan ataupun donatur, itu adalah kesalahan si mahasiswa panitia kegiatan yang tidak mampu meyakinkan penanggungjawab dana bahwa sebesar itulah kebutuhan mereka , hal yang sama berlaku untuk donatur
itulah pelajaran ayo kita korupsi yang utama yang diajarkan dikampus , hasilnya bisa kita lihat, para tersangka koruptor kita dulunya adalah orang-orang yang berpengaruh di kampus-kampus
p.s judul tulisan ini adalah ekskul, jadi kegiatan korupsi masal (e.g. ramai2 korupsi waktu kuliah) tidak dihitung sebagai contoh, hanya kegiatan korupsi yang dilakukan oleh mahasiswa yang ingin saja
Popularity: 5%
Tinggalkan komentar